Home Chemistry Mengetahui Persentase Oksigen Dalam Kalium Klorat Di Laboratorium

Mengetahui Persentase Oksigen Dalam Kalium Klorat Di Laboratorium

PPT Mass Percent of Oxygen in Potassium Chlorate PowerPoint

Pendahuluan

Kalium klorat adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk sebagai oksidator dalam kembang api dan petasan. Salah satu cara untuk mengetahui persentase oksigen dalam kalium klorat adalah dengan melakukan percobaan di laboratorium. Sebelum memulai percobaan, pastikan Anda telah memahami prosedur keselamatan yang benar dan mengenakan alat pelindung diri yang sesuai.

Bahan dan Alat

Untuk melakukan percobaan ini, Anda membutuhkan beberapa bahan dan alat, antara lain: – Kalium klorat – Termometer – Buret – Air – Gelas kimia – Pengaduk magnetik – Bejana ukur

Prosedur

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengetahui persentase oksigen dalam kalium klorat: 1. Timbanglah 5 gram kalium klorat dan masukkan ke dalam gelas kimia. 2. Tambahkan air secukupnya dan aduk hingga kalium klorat larut. 3. Masukkan termometer ke dalam larutan kalium klorat dan catat suhu. 4. Isi buret dengan air dan ambil volume air yang akan dituangkan ke dalam bejana ukur sebanyak 25 ml. 5. Tambahkan volume air tadi ke dalam gelas kimia yang berisi larutan kalium klorat. 6. Aduk campuran hingga suhu stabil dan catat suhu akhir. 7. Hitung volume oksigen yang dihasilkan dengan menggunakan rumus berikut: Volume oksigen = volume buret – volume air yang ditambahkan 8. Hitung persentase oksigen dalam kalium klorat dengan menggunakan rumus berikut: Persentase oksigen = (volume oksigen x 100) / berat kalium klorat

Hasil

Setelah melakukan percobaan, Anda akan mendapatkan volume oksigen yang dihasilkan dan persentase oksigen dalam kalium klorat. Persentase oksigen yang dihasilkan dapat bervariasi tergantung pada kondisi percobaan, seperti suhu dan kualitas bahan.

Kesimpulan

Dengan melakukan percobaan ini, Anda dapat mengetahui persentase oksigen dalam kalium klorat di laboratorium. Hal ini dapat berguna dalam berbagai aplikasi, seperti dalam pembuatan kembang api dan petasan. Namun, pastikan untuk selalu menggunakan alat pelindung diri yang sesuai dan mengikuti prosedur keselamatan yang benar saat melakukan percobaan kimia di laboratorium.